Fakfak, lenterapapuabarat.com (17/2/2013) - Bupati Fakfak, Drs. Mohammad Uswanas, M.Si, mengatakan bahwa lima tahun kepemimpinannya mempriotaskan pembangunan Infrastruktur diantaranya pembangunan ruas jalan dalam kota dan ruas jalan antar Distrik diwilayah Kabupaten Fakfak. “Saya bersama wakil Bupati dalam kurun waktu lima tahun akan mempriotaskan infrastruktur, diantaranya…
Sorong, lenterapapuabarat.com (14/2/2013) - Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Sorong akhirnya memiliki gedung kantor yang cukup representatif di wilayah Kabupaten Sorong tepatnya di kelurahan Malawele Distrik Aimas dalam rangka peningkatan pelayanan kepada masyarakat kabupaten Sorong. Kamis (14/2/2013) Kakawil Kemenag Provinsi Papua Barat Yuliana Leong, M.Th…
Sorong, lenterapapuabarat.com (14/2/2013) - Terkait dengan penerimaan anggota Kepolisian Republik Indonesia (Polri) tahun 2013, untuk menyukseskannya pihak Polres Sorong memasang pemberitahuan spanduk agar masyarakat dapat mengetahui dan dapat melakukan pendaftaran. “Dalam rangka menyukseskan penerimaan sekolah Brigadir dan Tamtama Polri tahun 2013, Polres Sorong memasang spanduk…
Sorong, lenterapapuabarat.com (29/1/2013) - Bertempat di Ruang Pola Kantor Bupati Sorong telah dilaksanakan rapat koordinasi perdana terkait rencana kegiatan peringatan kembalinya Irian Barat ke pangkuan NKRI yang ke 50 yang diikuti oleh satuan TNI/Polri dan Pemda. Dari rapat koordinasi yang dipimpin oleh Wakil Bupati Sorong,…
Last Updated on Thursday, 26 April 2012 06:03 Written by lentera1 Thursday, 26 April 2012 06:02
Manokwari,lenterapapuabarat.com (25/04/2012)-Peletakkan batu pertama pembangunan situs sejarah Pekabaran Injil di Pulau Mansinam sudah dilakukan oleh Menteri Perhubungan,EE Mangindaan dan Menteri PU pada perayaan HUT PI,5 Februari 2012 lalu. Namun,sampai sekarang pembangunan situs tersebut belum juga dilakukan.
Sekretaris Daerah (Sekda) Papua Barat, Ir ML. Rumadas, MSi mengatakan pembangunan situs rohani Pulau Mansinam tetap dilakukan dalam tahun ini. Akan tetapi pelaksanaannya yang semula dijadwalkan dimulai pada bulan April ini, dipastikan mundur lantaran anggaran dari pusat belum turun. “Pembangunan belum dimulai karena anggaran belum turun, mungkin setelah pelaksanaan MTQ (tingkat provinsi di Kaimana 27/04) baru pelelangan dilakukan,”ungkap Rumadas kepada wartawan, di kantor gubernur.
Perihal status yang sebelumnya dilaporkan belum menemui kata sepakat antara warga pemilik hak dengan pihak Pemprov, Rumadas mengaku hal itu sudah diselesaikan sehingga tidak lagi menjadi masalah. “Tidak ada persoalan dalam pembangunan situs itu, saya sendiri sudah melakukan
pertemuan dengan pihak-pihak yang mempunyai lokasi tersebut dan semuanya sudah tidak masalah,” timpal dia.
Untuk diketahui pemerintah pusat sesuai instruksi Presiden SBY telah mengalokasikan dana senilai Rp 160 M untuk membangun situs rohani yang menjadi lokasi pendaratan Injil pertama kali di tanah Papua tahun 1855 itu. Ditargetkan pembangunan situs Mansinam akan selesai dalam tahun ini juga tukasnya kepada lenterapapuabarat.com.[LTR-03]